Oktober 2026
TEMAYANG, BOJONEGORO

Temayang – MTs Islamiyah Temayang menyelenggarakan pemilihan Ketua dan wakil Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) periode 2026/2027. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran demokrasi sekaligus upaya menumbuhkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan partisipasi aktif peserta didik dalam kehidupan madrasah. Kamis(15/10)

Rangkaian kegiatan diawali pada Senin,12 Oktober 2026, sosialisasi tentang pencoblosan atau cara menggunakan kartu suara,oleh Pembina OSIM,yakni Bpk Abdurrahman Machfud,SE,

Selasa, 13 Oktober 2026, Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian visi dan misi serta kampanye oleh para calon ketua dan wakil OSIM di hadapan warga madrasah. dipandu Bapak Yanto sebagai Moderator Setiap kandidat mendapat kesempatan untuk memperkenalkan program kerja, menyampaikan gagasan, dan menunjukkan kesiapan mereka dalam mengemban amanah sebagai pemimpin organisasi siswa.

Dua kandidat yang mengikuti pemilihan Ketua dan wakil OSIM periode 2026/2027 adalah Paslon 1 Moh. Andika Chalawatut Tuqo dan Faris Naufal, Paslon 2 Moch. Raditiya Ahyarul Mukhibin dan Muhammad Hamzah Maulana. Kedua kandidat menunjukkan keberanian untuk tampil, menyampaikan pendapat, dan berpartisipasi dalam proses demokrasi di lingkungan madrasah.

Kamis 15 Oktober 2026, Pencoblosan,dan berdasarkan hasil pemilihan, Paslon 2 Moch. Raditiya Ahyarul Mukhibin terpilih sebagai Ketua OSIM MTs Islamiyah Temayang periode 2026/2027. Terpilihnya Moch. Raditiya Ahyarul Mukhibin diharapkan menjadi awal bagi kepengurusan OSIM yang aktif, kreatif, bertanggung jawab, dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi serta aspirasi seluruh siswa.

Kegiatan ini merupakan bentuk penerapan pembelajaran kokurikuler bertema Suara Demokrasi. Siswa tidak hanya mempelajari demokrasi secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam proses pemilihan pemimpin, menghargai perbedaan pilihan, menjunjung tinggi kejujuran, serta menerima hasil pemilihan dengan sikap sportif.

Melalui kegiatan ini, Bapak Mahfud sebagai Pembina OSIM berharap dapat menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini sekaligus membentuk generasi yang berkarakter, percaya diri, dan bertanggung jawab. Selamat kepada Moch. Raditiya Ahyarul Mukhibin atas terpilihnya sebagai Ketua OSIM periode 2026/2027. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik serta membawa OSIM menjadi organisasi yang inspiratif dan berkontribusi positif bagi kemajuan madrasah.

Editor : Ahmad Wahyudi

Kontributor: Erni Rukmini






















TEMAYANG, BOJONEGORO

Temayang (Madrasah) – Suasana halaman MTs Islamiyah Temayang tampak berbeda pada Selasa (13/10/2026). Seluruh warga madrasah berkumpul menyaksikan debat terbuka pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM periode 2026-2027 mendatang.

Kegiatan diawali sambutan Kepala MTs. Islamiyah Temayang yang dalam kesempatan tersebut diwakili Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas dan sebagai Moderator Yanto, S.Pd. 

“Debat ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang paling unggul dalam berbicara, tetapi menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar menyampaikan gagasan, mendengarkan pendapat orang lain, berpikir kritis, dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang mereka sampaikan,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran demokrasi yang nyata bagi seluruh warga madrasah. Antusiasme tinggi terlihat dari para kandidat maupun siswa yang berperan aktif sebagai pemilih.

2 kandidat yang mengikuti pemilihan Ketua OSIM periode 2026/2027 adalah Paslon 1 Moh. Andika Chalawatut Tuqo dan Faris Naufal, Paslon 2 Moch. Raditiya Ahyarul Mukhibin dan Muhammad Hamzah Maulana. Kedua kandidat menunjukkan keberanian untuk tampil, menyampaikan pendapat, dan berpartisipasi dalam proses demokrasi di lingkungan madrasah.

Setelah pembukaan, masing-masing pasangan calon memperkenalkan diri dilanjutkan memaparkan visi dan misi di hadapan seluruh warga madrasah. Penyampaian tersebut menjadi kesempatan bagi kandidat untuk memperkenalkan arah kepemimpinan dan program yang akan mereka bawa apabila terpilih.

Debat kemudian berlangsung semakin dinamis. Para kandidat saling melempar pertanyaan untuk menguji gagasan dan kesiapan masing-masing dalam menghadapi berbagai persoalan yang mungkin muncul dalam organisasi.

Tak hanya pertanyaan antarpasangan, kandidat juga dihadapkan pada sesi studi kasus. Pertanyaan datang dari pengurus OSIM periode sebelumnya, hingga siswa secara umum.

Pembina Osim Bapak Mahfud, mengatakan debat terbuka merupakan bagian penting dalam memberikan pengalaman demokrasi kepada siswa.

Ia berharap proses pemilihan OSIM dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa aspirasi siswa.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Para peserta mengikuti jalannya debat dengan tertib dan menyimak setiap penyampaian kandidat. Dengan bekal gagasan yang telah disampaikan kedua pasangan calon, tahapan berikutnya menjadi momentum bagi seluruh siswa untuk menentukan pilihan secara bijak dan bertanggung jawab.

Pewarta: Ahmad Wahyudi.

Dokumentasi: Faiqotul Himmah.